Development of the SELARAS Test: A Comprehensive and Culturally Sensitive Premarital Assessment for the Indonesian Context

Penelitian berjudul “Pengembangan Tes SELARAS: Asesmen Pranikah yang Komprehensif dan Sensitif Terhadap Budaya Indonesia” ini merupakan kegiatan yang didanai oleh hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tahun anggaran 2024. Penelitian ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Psikologi Universitas Pelita Harapan yang diketuai oleh Karel Karsten Himawan, Ph.D., Psi. Secara singkat, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah alat asesmen pranikah digital bernama Tes SELARAS yang komprehensif dan sensitif dengan konteks budaya Indonesia, guna membantu pasangan mempersiapkan pernikahan secara lebih matang.  

Latar Belakang dan Tujuan 

Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena sosial di Indonesia dimana pernikahan dianggap sebagai indikator keberhasilan hidup, namun di sisi lain, angka perceraian terus menunjukkan peningkatan. Ironi ini mengindikasikan bahwa banyak pasangan yang mungkin belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan berumah tangga. Lebih lanjut, hingga saat ini belum ada alat asesmen pranikah yang komprehensif dan khusus dirancang dengan mempertimbangkan nilai-nilai serta dinamika budaya Indonesia. Tes SELARAS hadir untuk mengisi kekosongan ini. Tujuan utamanya bukan untuk menentukan kecocokan pasangan, melainkan mengeksplorasi area kekuatan dan potensi konflik dalam hubungan. Hasil asesmen ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk merancang program pembekalan pranikah yang tepat sasaran, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan keberfungsian keluarga dan berkontribusi pada pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.  

Kegiatan

Penelitian ini dilaksanakan selama satu tahun anggaran (2024) dengan mengikuti protokol pengembangan alat ukur psikologi standar internasional. Kegiatan penelitian terbagi dalam tiga tahap utama:  

  1. Tahap Konsolidasi: Tim melakukan studi literatur mendalam untuk mengidentifikasi indikator kunci makna dan kepuasan pernikahan dalam konteks Indonesia, serta meninjau alat asesmen serupa yang ada.  
  1. Tahap Konstruksi: Dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) pada tanggal 7 September 2024 di Semarang. FGD melibatkan empat kelompok terpisah (akademisi, praktisi, laki-laki menikah, dan perempuan menikah) dengan mitra dari BKKBN Jawa Tengah dan BPKB Kecamatan Mraggen. Hasil FGD berhasil merumuskan 11 dimensi kunci Tes SELARAS, seperti Nilai & Visi, Kematangan Mental, Spiritualitas, Penyelesaian Konflik, Keuangan, Peran Gender, dan Hubungan dengan Keluarga Besar.  
  1. Tahap Evaluasi: Tahap ini meliputi uji validitas muka oleh ahli, cognitive interview dengan 12 partisipan pranikah untuk menguji kejelasan butir pertanyaan, dan pilot survey secara digital yang menargetkan 200 responden untuk menguji reliabilitas alat ukur.  

Hasil dan Dampak 

Hingga laporan ini disusun, penelitian telah mencapai sejumlah hasil dan luaran yang signifikan:  

  • Perumusan Dimensi: Telah berhasil didefinisikan 11 dimensi komprehensif yang membangun Tes SELARAS, yang dirancang khusus sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia.  
  • Perlindungan Kekayaan Intelektual: Alat tes beserta butir-butir pertanyaannya telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), menunjukkan orisinalitas dan perlindungan hukum atas produk ini.  
  • Diseminasi dan Pengakuan: Proses pengembangan Tes SELARAS telah dipresentasikan dan diterima dalam konferensi internasional bereputasi, The Society for Social and Personality Psychology Annual Convention 2025. Selain itu, penelitian ini juga telah diangkat oleh media massa nasional, menunjukkan dampak sosial dan relevansinya dengan kebutuhan masyarakat.  
  • Manfaat Jangka Panjang: Keberadaan Tes SELARAS diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi pasangan pranikah, konselor, dan lembaga seperti BKKBN untuk mendeteksi dini area yang perlu dipersiapkan sebelum menikah, sehingga dapat menekan angka perceraian dan membangun fondasi keluarga yang lebih sehat dan tangguh.  

Kedepannya, tim peneliti berharap agar Tes SELARAS dapat segera diselesaikan pengujian psikometriknya dan dapat diimplementasikan secara luas. Rencana tindak lanjut termasuk publikasi artikel ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi serta pengembangan prototype tes dalam skema riset pengembangan. Dengan demikian, TES SELARAS diharapkan tidak hanya menjadi produk akademis, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan berkeluarga di Indonesia, mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera secara psikologis.  

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top